Type something and hit enter

Pages

On
advertise here


Seorang murid SD begitu mengagumi lukisan yang baru saja dibuatnya. Dia menilai itu adalah karya terbaiknya. Dengan besar hati Dia memasang lukisannya di etalase umum di sekolahnya.
Dia berharap penilaian tentang lukisannya dari teman-teman satu sekolah.  Di bawah lukisan dia menulis :
"Barangsiapa yang menemukan kesalahan pada lukisan ini, mohon diberi tanda dengan menggunakan tinta merah."


Sore harinya ia temukan lukisan terbaik miliknya sudah penuh dengan coretan-coretan merah. Begitu banyaknya coretan itu sehingga lukisan aslinya tidak dikenali lagi .


Merasa gagal menampilkan karya terbaiknya dia pun mengadukan hal ini pada gurunya.
Guru yang bijak itu menasihati :
" Besok kamu taruh lagi lukisan terbaikmu di etalase sekolah."

Tulislah dibawah lukisanmu itu kalimat ini :
"Barangsiapa yang menemukan kesalahan pada lukisan ini, mohon gunakan kuas yang telah tersedia untuk memperbaiki."

Dan dia pun melaksanakan nasihat gurunya.

Dari jauh ia memperhatikan, tidak seorang pun berani mendekat ke lukisan itu. Bahkan sampai sore hari, tidak ada seorang pun temannya satu sekolah yang mencoba memperbaiki lukisan itu.

Dia pun kembali menemui gurunya. Gurunya menjelaskan :

"Orang yang mampu mencari dan menemukan kesalahan atau aib itu jumlahnya banyak sekali..."

"Namun orang yang mampu memberbaiki dan berbuat sesuatu untuk menutupinya amatlah jarang..."

"Begitulah kondisi kita dewasa ini. Teramat banyak yang mahir mengkritisi dan mencela, tapi tak satu pun yang datang dengan solusi."

Komentar di sini saudara ku

Click to comment